UjungPenaNews.com Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan percepatan kinerja birokrasi. Hal itu ditandai dengan pelantikan 74 pejabat oleh Bupati Lampung Tengah, dr. Ardito Wijaya, yang didampingi Wakil Bupati I Komang Koheri, di Sesat Agung, Nuwo Balak, Jum’at (31/10/2025).
Pelantikan tersebut meliputi 2 Pejabat Eselon II, 51 Pejabat Eselon III dan IV, serta 21 Pejabat Fungsional. Dari jumlah tersebut, dua pejabat Eselon II yang dilantik adalah Bambang Setiawan dan Yasir Asromi, yang kini menempati posisi strategis dalam mendukung jalannya roda pemerintahan daerah.
Bambang Setiawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala BKPSDM Lampung Tengah, kini dipercaya memimpin Dinas Perpustakaan dan Arsip. Sementara itu, Yasir Asromi yang sebelumnya menjabat Kepala Kesbangpol Lampung Tengah, resmi dilantik sebagai Sekretaris DPRD Lampung Tengah.
Acara pelantikan turut dihadiri Ketua DPRD Lampung Tengah Febriyantoni, jajaran Forkopimda, para Asisten, Staf Ahli Bupati, serta seluruh Kepala Perangkat Daerah. Kehadiran para pejabat lintas instansi ini menjadi simbol kuatnya sinergi antar lembaga dalam mendukung agenda reformasi birokrasi di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Ardito Wijaya menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan langkah nyata dalam penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja pelayanan publik. Ia menekankan pentingnya integritas, profesionalisme, dan dedikasi tinggi bagi seluruh pejabat yang baru dilantik.
“Promosi dan rotasi jabatan bukan sekadar penempatan. Ada tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas, kinerja, dan loyalitas kepada masyarakat Lampung Tengah,” tegas Ardito dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan agar setiap pejabat mampu menyesuaikan diri dengan perubahan zaman, terutama di era digital yang menuntut kecepatan, inovasi, dan kemampuan beradaptasi dalam memberikan pelayanan publik yang efektif.
Lebih lanjut, Bupati Ardito menuturkan bahwa pejabat yang baru dilantik harus menjadi motor penggerak perubahan di lingkungan kerjanya masing-masing, serta mendukung program kerja prioritas pemerintah daerah seperti peningkatan kualitas SDM, percepatan pembangunan, dan digitalisasi layanan.
“Jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan kerja nyata. Kita ingin birokrasi Lampung Tengah semakin kuat, adaptif, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tambahnya.
Dengan komposisi pejabat baru di berbagai lini, Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah optimistis pelayanan publik akan semakin cepat, transparan, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Reformasi birokrasi yang dijalankan diharapkan mampu membawa Lampung Tengah menuju pemerintahan yang modern, responsif, dan berorientasi pada hasil nyata bagi pembangunan daerah. (*)











