Ujungpenanews.com Lampung Tengah – Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah kembali menggelar Gerakan Serentak Penetrasi Pasar di Pasar Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban, Rabu (8/7/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus mengendalikan inflasi daerah.
Kegiatan pasar murah tersebut dihadiri Kepala Dinas Perdagangan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah Yos Devara, Camat Bumi Ratu Nuban Rikha Anatha, serta Kepala Kampung Wates Deni Aprianto.
Dalam kegiatan itu, masyarakat dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok dengan harga di bawah pasar. Beras dijual seharga Rp12.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng dijual Rp15.500 per liter, sehingga mendapat sambutan antusias dari warga yang datang sejak pagi.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah, Yos Devara, mengatakan Gerakan Serentak Penetrasi Pasar merupakan program rutin yang dilaksanakan setiap bulan di delapan titik di Kabupaten Lampung Tengah.

“Program ini merupakan arahan dari Pemerintah Provinsi Lampung dalam rangka menjaga stabilitas harga bahan pokok, mengendalikan inflasi, dan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” ujar Yos Devara.
Sementara itu, Camat Bumi Ratu Nuban, Rikha Anatha, menjelaskan bahwa Pasar Wates menjadi salah satu dari delapan lokasi pelaksanaan program pada bulan ini.
“Hari ini Gerakan Serentak Penetrasi Pasar dipusatkan di Pasar Wates, Kecamatan Bumi Ratu Nuban. Kami berharap masyarakat memanfaatkan kegiatan ini sebaik-baiknya karena menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dalam pengendalian inflasi daerah,” katanya.
Rikha menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah kampung menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat tersebut.
Kepala Kampung Wates, Deni Aprianto, mengapresiasi pelaksanaan pasar murah di wilayahnya. Menurutnya, kegiatan ini sangat membantu warga dalam memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau di tengah dinamika harga di pasaran.
Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang memadati lokasi pasar murah untuk membeli kebutuhan pokok.
Pemerintah berharap Gerakan Serentak Penetrasi Pasar dapat terus menjaga daya beli masyarakat sekaligus menjadi salah satu langkah efektif dalam menekan laju inflasi di Kabupaten Lampung Tengah.(*)














