UJUNGPENANEWS.COM Lampung Tengah – Harapan masyarakat terhadap pembangunan ruas jalan Payung Batu–Nyukang Harjo kembali menguat. Setelah sekitar 15 tahun menanti, warga dari tujuh kampung mendesak agar proyek pembangunan jalan dengan nilai anggaran sekitar Rp10 miliar tetap direalisasikan sesuai hasil pengukuran awal yang telah dilakukan.
Ruas jalan tersebut direncanakan membentang dari titik nol Tugu Payung Batu hingga Kampung Nyukang Harjo. Keberadaan jalan itu dinilai sangat strategis karena menjadi jalur penghubung utama antarkampung sekaligus akses vital bagi aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan masyarakat.
Pembangunan ruas jalan ini diproyeksikan memberikan manfaat bagi masyarakat di Kampung Payung Batu, Padang Rejo, Nyukang Harjo, Mekar Harjo, Lingga Pura, Gedung Aji, dan Marga Jaya. Selama bertahun-tahun, warga harus menghadapi kondisi jalan yang rusak sehingga menghambat mobilitas, terutama saat mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, pasar, maupun fasilitas kesehatan.
Salah seorang warga mengungkapkan, masyarakat hanya menginginkan agar pembangunan tetap dilaksanakan sesuai dengan rencana awal tanpa adanya perubahan lokasi maupun trase jalan.
“Sudah sekitar 15 tahun kami menunggu. Kami berharap pembangunan jalan tetap sesuai pengukuran awal, mulai dari titik nol Tugu Payung Batu menuju Nyukang Harjo. Jalan ini sangat dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.
Selain menyampaikan harapan kepada pemerintah daerah, masyarakat juga memberikan apresiasi kepada Anggota DPRD Lampung Tengah, Purheri Sumardianto, yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi warga. Sebagai putra daerah, Purheri disebut terus mengawal agar proyek pembangunan jalan tersebut dapat segera direalisasikan sesuai kebutuhan masyarakat.
Warga berharap Plt. Bupati Lampung Tengah bersama Dinas Bina Marga Kabupaten Lampung Tengah dan seluruh pihak terkait dapat mendengarkan aspirasi masyarakat serta mempertahankan hasil pengukuran awal sebagai dasar pelaksanaan pembangunan.
Masyarakat meyakini pembangunan jalan senilai sekitar Rp10 miliar tersebut akan membawa dampak positif bagi kemajuan wilayah. Selain meningkatkan konektivitas antarkampung, jalan itu juga diharapkan memperlancar distribusi hasil pertanian, mempermudah akses pendidikan dan layanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berujung pada meningkatnya kesejahteraan masyarakat.(*)








