Lampung Tengah Kian Perkasa! BPS 2026 Tetapkan sebagai Lumbung Pangan dan Kekuatan Perkebunan Provinsi Lampung

UJUNGPENANEWS.COM Lampung Tengah – Kabupaten Lampung Tengah kembali membuktikan diri sebagai salah satu daerah penyangga ketahanan pangan sekaligus pusat pertumbuhan sektor perkebunan di Provinsi Lampung. Data resmi Badan Pusat Statistik (BPS) dalam publikasi “Kabupaten Lampung Tengah Dalam Angka 2026” menunjukkan sektor pertanian dan perkebunan masih menjadi motor utama perekonomian daerah dengan produktivitas yang terus meningkat dari tahun ke tahun.

Capaian tersebut semakin mengukuhkan Lampung Tengah sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Provinsi Lampung. Beragam komoditas unggulan, mulai dari padi, jagung, hingga ubi kayu, terus memberikan kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan pangan daerah maupun nasional.

Berdasarkan data BPS, produksi padi Kabupaten Lampung Tengah mencapai 694.734 ton Gabah Kering Giling (GKG). Angka ini menjadi bukti bahwa sektor pertanian di daerah tersebut tetap tumbuh kuat di tengah berbagai tantangan, mulai dari perubahan iklim hingga dinamika perekonomian nasional.
Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari luasnya lahan pertanian produktif, penerapan teknologi budidaya, penggunaan benih unggul, peningkatan kualitas irigasi, serta pendampingan yang terus dilakukan kepada para petani oleh pemerintah.

Selain padi, komoditas jagung juga menjadi kekuatan utama Lampung Tengah. Daerah ini dikenal sebagai salah satu sentra produksi jagung terbesar di Provinsi Lampung yang memasok kebutuhan industri pakan ternak maupun kebutuhan nasional.

Sementara itu, ubi kayu atau singkong tetap menjadi komoditas strategis yang menopang industri pengolahan tapioka. Besarnya produksi singkong dari Lampung Tengah menjadikan daerah ini sebagai salah satu penyuplai utama bahan baku industri di Provinsi Lampung.
Tidak hanya unggul di sektor tanaman pangan, subsektor perkebunan juga menunjukkan perkembangan yang sangat menjanjikan. Komoditas kelapa sawit, kakao, karet, dan tebu terus berkembang dan menjadi sumber penghidupan ribuan masyarakat di berbagai kecamatan.

Perkebunan kelapa sawit memberikan kontribusi besar terhadap pendapatan masyarakat. Di sisi lain, kakao Lampung Tengah memiliki kualitas yang mampu bersaing di pasar, sedangkan komoditas tebu tetap menjadi penopang penting bagi industri gula nasional.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras seluruh elemen masyarakat, terutama para petani yang selama ini menjadi ujung tombak pembangunan sektor pertanian.

“Lampung Tengah memiliki potensi sumber daya alam yang sangat besar. Pemerintah daerah akan terus hadir melalui berbagai program peningkatan produktivitas pertanian, pembangunan infrastruktur pendukung, penguatan irigasi, penyediaan sarana produksi pertanian, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia petani. Semua itu dilakukan agar kesejahteraan petani semakin meningkat,” ujar Komang Koheri.

Menurutnya, pembangunan sektor pertanian bukan hanya berorientasi pada peningkatan hasil produksi, tetapi juga menjadi fondasi dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat, menjaga stabilitas harga pangan, serta meningkatkan kesejahteraan petani.

“Lampung Tengah Berdikari dimulai dari kemandirian pangan. Ketika sektor pertanian kuat, maka ekonomi masyarakat akan tumbuh, lapangan kerja terbuka, investasi meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terwujud. Inilah fondasi menuju Lampung Tengah Unggul, Adil, dan Sejahtera serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” tegasnya.

Komang Koheri menambahkan, Pemkab Lampung Tengah akan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Lampung, dunia usaha, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan untuk mempercepat modernisasi sektor pertanian dan perkebunan.

Selain meningkatkan produktivitas, pemerintah daerah juga mendorong hilirisasi hasil pertanian dan perkebunan agar mampu memberikan nilai tambah, memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk lokal, sekaligus meningkatkan pendapatan para petani.

Dengan potensi sumber daya alam yang melimpah, produktivitas yang terus meningkat, serta komitmen kuat pemerintah daerah dalam membangun sektor pertanian dan perkebunan, Kabupaten Lampung Tengah optimistis akan terus mempertahankan posisinya sebagai lumbung pangan dan pusat agribisnis unggulan di Provinsi Lampung. Peran strategis tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi ketahanan pangan nasional sekaligus mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *