UJUNGPENANEWS.COM LAMPUNG TENGAH — Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Tengah, Dr. Drs. Sulpakar, M.M., memimpin kegiatan coffee morning bersama seluruh Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah.
Kegiatan yang berlangsung di Ruang BJW, Kompleks Rumah Dinas Bupati Lampung Tengah, Jumat (2/10/2026), menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergi antarpimpinan perangkat daerah dalam menjalankan roda pemerintahan serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Sulpakar menegaskan bahwa Kepala Perangkat Daerah tidak hanya dituntut mampu menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, integritas, serta mampu menjadi teladan bagi seluruh jajaran di lingkungan kerjanya.
Menurut Sulpakar, terdapat sejumlah sikap dan nilai yang perlu dimiliki setiap Kepala Perangkat Daerah dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya.
Pertama, intelektualitas. Setiap pimpinan harus memiliki wawasan, kemampuan berpikir, serta pemahaman yang baik terhadap tugas dan fungsi perangkat daerah yang dipimpinnya. Hal tersebut penting agar setiap kebijakan dan keputusan dapat diambil secara tepat dan terukur.
Kedua, disiplin. Pimpinan harus mampu menjadi contoh dalam kedisiplinan, baik dalam menjalankan tugas, memanfaatkan waktu maupun memenuhi berbagai tanggung jawab pemerintahan.
Ketiga, tanggung jawab. Setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh. Kepala Perangkat Daerah harus berani bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas dan hasil kerja yang menjadi kewenangannya.
Keempat, loyalitas kepada pimpinan dan organisasi. Sulpakar menekankan pentingnya loyalitas dalam menjalankan roda pemerintahan. Loyalitas diwujudkan melalui pelaksanaan kebijakan dan arahan pimpinan secara profesional, menjaga soliditas organisasi, serta mengutamakan kepentingan pemerintahan dan masyarakat.
Menurutnya, loyalitas tidak berarti mengabaikan aturan maupun profesionalitas. Sebaliknya, loyalitas harus diwujudkan dengan menghormati garis komando, menjalankan tugas sesuai kewenangan, menjaga kepercayaan, dan bersama-sama mendukung pencapaian tujuan organisasi.
Kelima, ikhlas. Tugas pemerintahan, kata Sulpakar, harus dijalankan dengan ketulusan dan semangat pengabdian. Dengan demikian, pekerjaan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.
Keenam, komunikatif. Kepala Perangkat Daerah harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan pimpinan, sesama pejabat, staf, maupun pihak terkait. Komunikasi yang terbuka dan efektif dinilai dapat memperkuat koordinasi sekaligus meminimalkan kesalahpahaman dalam pelaksanaan tugas.
Ketujuh, kreatif dan inovatif. Sulpakar mendorong para kepala perangkat daerah untuk terus mencari terobosan sesuai kebutuhan organisasi. Kreativitas dan inovasi diperlukan agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat semakin efektif serta responsif.
Kedelapan, mencintai dan menjaga lingkungan kerja. Lingkungan kerja harus dijaga agar tetap bersih, tertib, nyaman, dan kondusif. Kepedulian terhadap lingkungan kerja, menurutnya, merupakan bagian dari budaya kerja yang baik.
Kesembilan, membangun kekompakan dan kepedulian antara pejabat dan staf. Sulpakar mengingatkan bahwa keberhasilan sebuah perangkat daerah tidak dapat dicapai oleh pimpinan seorang diri. Diperlukan kerja sama, kekompakan, dan kepedulian antara pimpinan dengan seluruh jajaran.
Kesepuluh, tidak membeda-bedakan dan tidak sombong. Para pejabat diminta mampu menempatkan diri dengan baik, menghargai setiap orang, serta memperlakukan seluruh jajaran secara adil dan manusiawi.
“Jangan pernah membedakan orang dan jangan pernah sombong. Kita semua memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing. Mari kita bekerja sebaik-baiknya, loyal kepada pimpinan dan organisasi, serta menjalankan tugas sesuai dengan aturan dan tanggung jawab kita,” pesan Sulpakar.
Ia menambahkan, seorang pemimpin harus mampu menjadi contoh bagi bawahannya. Keteladanan dapat ditunjukkan melalui sikap disiplin, rendah hati, bertanggung jawab, loyal terhadap organisasi, terbuka terhadap masukan, serta mampu menciptakan suasana kerja yang saling menghargai.
Sulpakar juga mengajak seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk terus memperkuat koordinasi dan mengedepankan kepentingan organisasi serta pelayanan kepada masyarakat. Setiap persoalan dalam pelaksanaan tugas, menurutnya, hendaknya dikomunikasikan dan diselesaikan secara bersama-sama.
“Mari kita jaga kekompakan, saling peduli, saling menguatkan, loyal kepada pimpinan dan organisasi, serta bekerja sesuai dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Yang paling penting, mari kita memberikan kerja yang sebaik-baiknya untuk Kabupaten Lampung Tengah dan masyarakat,” ujarnya.
Melalui kegiatan coffee morning tersebut, diharapkan komunikasi dan koordinasi antarpimpinan perangkat daerah semakin kuat. Dengan demikian, seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah dapat bergerak secara solid, profesional, dan sinergis dalam menjalankan pemerintahan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.(*)








