UjungPenaNews.com LAMPUNG UTARA – Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Lampung Utara menyebabkan banjir merendam puluhan rumah warga serta sejumlah fasilitas pendidikan di tiga kecamatan, yakni Kotabumi, Kotabumi Selatan, dan Abung Selatan, Sabtu (17/01/2026).
Lalan, salah seorang warga Kelurahan Cempedak, mengeluhkan lambannya realisasi normalisasi Kali Way Umban yang dinilainya sudah dangkal dan dipenuhi sampah. Ia menyebut banjir kerap terjadi akibat sungai yang tak lagi mampu menampung debit air.
“Pemerintah sempat berjanji akan melakukan pengerukan, tapi sampai sekarang belum juga terealisasi. Akibatnya, rumah saya sudah tiga kali kebanjiran dalam setahun,” keluh Lalan.
Ia menambahkan, banjir tidak hanya mengganggu aktivitas warga, tetapi juga menyebabkan kerusakan perabot rumah tangga seperti televisi, kulkas, hingga kasur yang terendam air.
Sementara itu, Lurah Cempedak, Dedy Erwansyah, mengatakan sedikitnya 40 rumah warga terdampak banjir sejak dini hari. Sebagian warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman, sementara lainnya memilih bertahan untuk menjaga harta benda.
“Air mulai masuk sejak subuh. Ada warga yang mengungsi, ada juga yang tetap di rumah untuk mengamankan barang-barang mereka,” ujar Dedy.
Di Kecamatan Abung Selatan, Camat Agus Rama Halik melaporkan banjir merendam 11 rumah warga di Desa Candimas dan Kali Bening Raya. Ketinggian air sempat meningkat hingga memasuki badan jalan lintas.
“Air naik sejak Jumat malam. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dan saat ini kondisi mulai surut,” jelasnya.
Terpisah, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Lampung Utara, M. Toha, membenarkan banjir tersebut dipicu hujan deras dengan intensitas tinggi. Pihaknya telah melakukan pemantauan langsung ke lokasi terdampak.
“Siang ini air sudah berangsur surut. Namun kami tetap siaga dan terus memantau kondisi di lapangan,” kata M. Toha melalui pesan WhatsApp.
BPBD Lampung Utara mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah dataran rendah dan bantaran sungai, untuk meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.(*)








