UjungPenaNews.com Natar – Suasana penuh haru dan kebanggaan menyelimuti acara Haflah Akhirussanah atau pelepasan siswa-siswi MTs dan MA Sunanul Huda Natar angkatan ke-14 yang digelar pada Sabtu, 31 Mei 2025. Acara yang berlangsung khidmat namun meriah ini dihadiri oleh para wali santri, dewan guru, tokoh masyarakat, serta pejabat pemerintahan setempat.
Dalam sambutannya, Camat Natar yang mewakili pemerintah kecamatan menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para santri Sunanul Huda. Beliau mengungkapkan rasa bangga atas semangat belajar dan capaian prestasi para santri, serta memberikan pujian khusus kepada pengasuh pondok pesantren yang telah memberikan hadiah sebagai bentuk penghargaan kepada santri berprestasi.
Kepala MTs Sunanul Huda, Ust. Nasrullah, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh santri yang berhasil menyelesaikan studi dengan baik. Ia secara khusus menyoroti prestasi membanggakan dari 7 siswa Sunanul Huda yang diterima melalui jalur prestasi di Universitas Islam Negeri (UIN). Ini menjadi bukti nyata keberhasilan lembaga dalam mencetak generasi unggul dan berkompeten.
“Jika dalam perjalanan pendidikan ada hal-hal yang kurang berkenan di hati para wali santri, kami mewakili dewan guru mohon maaf yang sebesar-besarnya. Kami telah berusaha memberikan pendidikan terbaik, agar anak-anak menjadi generasi yang berilmu dan bermanfaat di masa depan,” ungkap Ust. Nasrullah dengan tulus.
Tak kalah mengharukan, sambutan dari perwakilan wali santri menjadi bentuk penghargaan tersendiri kepada seluruh pengurus dan dewan pengajar pondok pesantren. Ucapan terima kasih khusus juga disampaikan kepada pengasuh pondok, K.H. Zamaksari, S.Pd., atas ilmu dan bimbingan yang diberikan kepada para santri selama masa pendidikan.
Ketua Yayasan Pondok Pesantren Sunanul Huda, Gus Zaki Nawawi, dalam sambutannya mengumumkan program istimewa pondok berupa hadiah umroh bagi santri yang berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz serta menguasai Alfiyah Ibnu Malik sebanyak 1000 bait. “Ini adalah rezeki dari Allah yang datang melalui doa dan ikhtiar orang tua dan para guru,” ujarnya.
Lebih lanjut, Gus Zaki juga mengajak seluruh wali santri untuk turut andil dalam pembangunan pesantren. Ia menegaskan bahwa pondok pesantren ini bukan milik individu, melainkan milik bersama yang perlu dijaga dan dikembangkan demi masa depan generasi muda yang berilmu dan berakhlak mulia.
Acara Haflah Akhirussanah tahun ini ditutup dengan penampilan para santri yang membawakan lantunan ayat suci Al-Qur’an, puisi religi, serta pertunjukan marawis dan hadrah. Sorak sorai dan tepuk tangan dari para hadirin menjadi tanda kebanggaan atas kemampuan dan bakat yang dimiliki para santri.
Dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan dalam mendidik, Pondok Pesantren Sunanul Huda terus berkomitmen mencetak generasi penerus bangsa yang religius, cerdas, dan berdaya saing tinggi. Haflah ini bukanlah sebuah perpisahan semata, melainkan awal dari perjalanan para santri menuju masa depan yang lebih cerah.
Semoga keberkahan selalu menyertai seluruh keluarga besar Sunanul Huda, dan semoga para santri senantiasa membawa nama baik almamater di manapun mereka melangkah.(*)








