Ujungpenanews.com Bandar Lampung — Sekretariat Bersama (Sekber) tiga organisasi perusahaan pers, yakni SMSI, AMSI, dan JMSI Lampung, terus mematangkan persiapan sarasehan bertajuk “Mau Dibawa ke Mana Lampung?” yang akan digelar dalam waktu dekat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari deklarasi yang sebelumnya dilaksanakan di Sekretariat Bersama tiga konstituen di Jalan Sultan Agung No. 40, Bandar Lampung. Sarasehan direncanakan berlangsung di Hotel Radisson Bandar Lampung dengan menghadirkan sejumlah tokoh penting sebagai pembicara.
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, dijadwalkan menjadi keynote speaker. Selain itu, Kapolda Lampung, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), serta Ketua DPRD Provinsi Lampung juga akan diundang sebagai narasumber guna membahas berbagai tantangan pembangunan daerah ke depan.
Peserta sarasehan nantinya akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan akademisi, organisasi kepemudaan, mahasiswa, hingga jurnalis se-Provinsi Lampung. Forum ini diharapkan menjadi ruang dialog terbuka untuk merumuskan arah pembangunan Lampung secara lebih komprehensif.
Juru bicara Sekber, Fajar, mengatakan bahwa persiapan kegiatan saat ini sudah hampir rampung. Selain fokus pada penyelenggaraan sarasehan, Sekber juga tengah menyiapkan program partisipatif bagi masyarakat.
Salah satu inovasi yang akan diluncurkan adalah layanan pengaduan publik bertajuk “Lapor Sekber”. Program ini dirancang sebagai saluran bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang terjadi di daerah.
“Untuk mendekatkan layanan ini ke masyarakat, kami akan membagikan stiker ‘Lapor Sekber’ yang dilengkapi barcode saat kegiatan car free day. Saat ini masih dalam tahap persiapan,” ujar Fajar.
Ia menambahkan, menjelang pelaksanaan sarasehan pada 11 Mei mendatang, Sekber juga tengah melakukan penguatan internal. Di bawah koordinasi salah satu komisioner Sekber Lampung, Donny, sejumlah ahli dilibatkan untuk memperkuat komisi-komisi yang telah dibentuk.
Melalui rangkaian kegiatan ini, Sekber berharap dapat berperan aktif dalam mengangkat berbagai persoalan strategis di Lampung sekaligus mendorong lahirnya solusi konkret melalui kolaborasi lintas sektor.(*)














