Ujungpenanews.com Bandar Lampung — Polemik operasional Venos Karaoke kian memanas pasca Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Komisi I DPRD Kota Bandar Lampung. Kuasa hukum Jaka Eryadi Gunawan secara tegas mendesak agar tempat hiburan tersebut segera dihentikan operasionalnya.
Desakan ini muncul sebagai tindak lanjut dari berbagai temuan dan persoalan yang mengemuka dalam hearing antara Komisi I DPRD bersama pihak-pihak terkait beberapa waktu lalu. Sejumlah indikasi pelanggaran disebut menjadi perhatian serius dalam forum tersebut.
Kuasa hukum PT Faza Satria Gianny, Benny HN Mansyur, S.H., menegaskan bahwa kliennya hingga saat ini masih merupakan pimpinan sah perusahaan. Ia menyoroti adanya pihak lain yang diduga menjalankan operasional tanpa dasar hukum yang jelas.
“Jika ada pihak yang mengoperasikan dan mengambil keuntungan dengan mengatasnamakan perusahaan, maka patut diduga aktivitas itu ilegal,” tegas Benny, Rabu (6/5/2026).
Ia menyatakan pihaknya tidak akan tinggal diam. Langkah hukum akan ditempuh, termasuk mengajukan permohonan resmi kepada Wali Kota dan DPRD untuk menutup sementara Venos Karaoke hingga sengketa diselesaikan.
“Kami meminta operasional segera dihentikan. Kami juga akan mengajukan surat ke wali kota dan DPRD untuk penutupan sementara sampai persoalan hukum tuntas,” lanjutnya.
Benny juga mengingatkan adanya potensi risiko hukum yang dapat menyeret kliennya jika aktivitas tersebut terus berjalan, terlebih bila terjadi pelanggaran hukum di lokasi usaha.
“Desakan penutupan, baik sementara hingga permanen, adalah langkah yang perlu dipertimbangkan serius oleh pihak berwenang,” ujarnya.
Menurutnya, hasil RDP menunjukkan adanya sejumlah persoalan krusial yang tidak bisa diabaikan. Ia kembali menegaskan pentingnya penindakan cepat guna mencegah dampak yang lebih luas.
“Sampai semua persoalan ini diselesaikan sesuai aturan yang berlaku, kami mendesak Venos Karaoke ditutup,” tegas Benny.
Sementara itu, DPRD Kota Bandar Lampung melalui Wakil Ketua Komisi I, Romi Husin, memastikan pihaknya akan kembali memanggil manajemen Venos Karaoke untuk dimintai klarifikasi lanjutan.
“Senin nanti kita panggil kembali,” kata Romi singkat saat dikonfirmasi melalui WhatsApp.
Pemanggilan ulang tersebut diperkirakan akan menjadi momentum penentuan arah penanganan kasus yang kini menjadi sorotan publik tersebut.(*)














