UJUNGPENANEWS. COM — Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah terus memperkuat upaya pengentasan kemiskinan ekstrem melalui pemberdayaan ekonomi keluarga. Salah satunya dengan memfasilitasi pembukaan rekening tabungan usaha mikro bagi penerima program unggulan ALUR MIS X dan KOLEGA CETING di Kecamatan Bandar Mataram dan Anak Tuha, Kamis–Jumat (22–23/10/2026).
Program yang diinisiasi melalui integrasi ALUR MIS X dan KOLEGA CETING ini menjadi bagian dari penguatan tata kelola SEKINKER GELOWING untuk mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat.
Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Lampung Tengah, Ir. Rony Witono, S.T., M.M., IPM., ASEAN Eng., mengatakan fasilitasi pembukaan rekening bertujuan membangun tata kelola bantuan yang lebih tertib, terarah, dan berkelanjutan.
“Melalui fasilitasi pembukaan rekening tabungan usaha mikro ini, kami ingin mendorong para penerima manfaat agar semakin disiplin dalam mengelola hasil usaha. Bantuan yang diberikan diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan awal, tetapi juga menjadi langkah nyata untuk membangun kemandirian ekonomi keluarga,” ujar Rony, Jumat (23/10/2026).
Pembukaan rekening tersebut bekerja sama dengan Bank Syariah Rajasa, bank milik Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah. Penerima manfaat mendapatkan kemudahan berupa bebas biaya administrasi bulanan dan saldo awal pembukaan rekening sebesar Rp10.000.
Dukungan saldo awal tersebut diberikan melalui bantuan Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, S.E., M.Sos., sebagai bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap masyarakat yang sedang merintis usaha produktif.

Menurut Rony, rekening tabungan tersebut tidak hanya menjadi sarana pengelolaan keuangan, tetapi juga diharapkan membangun kebiasaan menabung dan menyisihkan sebagian hasil usaha untuk pengembangan usaha maupun kebutuhan keluarga.
“Dukungan Bapak Bupati I Komang Koheri menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Kami ingin memastikan penerima manfaat memperoleh pendampingan dan kemudahan dalam memulai serta mengembangkan usaha mereka,” katanya.
Program ALUR MIS X merupakan singkatan dari Ayam Petelur untuk Masyarakat Miskin Ekstrem, yakni pemberdayaan masyarakat melalui usaha ayam petelur. Sementara KOLEGA CETING merupakan program Kolam Lele Keluarga Cegah Stunting, yang mendorong budidaya ikan lele sebagai sumber pendapatan sekaligus mendukung pemenuhan gizi keluarga.
Melalui integrasi kedua program tersebut, keluarga penerima manfaat diharapkan memiliki sumber pendapatan produktif. Usaha ayam petelur berpotensi menghasilkan pendapatan dari penjualan telur, sedangkan budidaya lele dapat menjadi alternatif usaha rumah tangga yang disesuaikan dengan kemampuan dan kondisi masing-masing keluarga.
Rony menegaskan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan, tetapi juga dari kemampuan penerima manfaat dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara konsisten.
“Harapan kami, masyarakat penerima program ALUR MIS X dan KOLEGA CETING dapat meningkatkan pendapatan secara bertahap, mengembangkan usaha yang telah dirintis, serta memanfaatkan hasilnya dengan bijak. Tujuan akhirnya adalah membantu keluarga keluar dari kelompok desil 1 dan meningkatkan kesejahteraan mereka secara berkelanjutan,” tegasnya.
Upaya ini sejalan dengan arah kebijakan Plt. Bupati Lampung Tengah, I Komang Koheri, dalam mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata.
Melalui sinergi perangkat daerah, lembaga keuangan daerah, dan masyarakat penerima manfaat, Pemkab Lampung Tengah berharap pemberdayaan ekonomi berbasis keluarga dapat berjalan berkelanjutan, sekaligus mempercepat penanganan kemiskinan ekstrem menuju Lampung Tengah yang unggul, adil, dan sejahtera.(*)








