UJUNGPENANEWS.COM – Penantian panjang masyarakat Kampung Bandarsari, Mojokerto, hingga Payungrejo, Kecamatan Padang Ratu, Kabupaten Lampung Tengah, untuk menikmati akses jalan yang layak mulai menemukan titik terang. Setelah hampir 30 tahun bergelut dengan kondisi jalan berdebu, pembangunan ruas Bandarsari–Mojokerto–Payungrejo kini mulai direalisasikan.
Dimulainya pembangunan tersebut disambut haru dan penuh harapan oleh masyarakat. Bagi warga, perbaikan jalan bukan sekadar pembangunan infrastruktur, melainkan jawaban atas aspirasi yang selama puluhan tahun diperjuangkan.
Tokoh masyarakat Payungrejo, Tasim, mengaku terharu saat mengetahui jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat akhirnya mulai dibangun.
“Terus terang, ketika pertama kali menerima kabar bahwa jalan ini mulai dibangun, saya sangat terharu. Sudah puluhan tahun kami menantikan kondisi jalan yang lebih baik. Hampir 30 tahun kami hidup dengan kondisi jalan yang berdebu dan terus menyuarakan harapan agar jalan ini diperbaiki. Alhamdulillah, sekarang mulai terwujud,” ujar Tasim kepada sejumlah media, Sabtu (24/10/2026).
Menurutnya, ruas jalan tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat, mulai dari mobilitas sehari-hari hingga pengangkutan hasil pertanian.
Karena itu, ia berharap pembangunan tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan, tetapi juga memperhatikan kualitas konstruksi, sistem drainase, serta lebar jalan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kendaraan yang melintas.
“Kami berharap pembangunan ini benar-benar memperhatikan kebutuhan masyarakat. Kalau memungkinkan, dilengkapi drainase yang memadai dan lebar jalan disesuaikan dengan kapasitas kendaraan. Jangan sampai jalannya sudah bagus, tetapi cepat rusak karena kendaraan dengan muatan berlebih. Kami berharap pengawasan dilakukan agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.
Tasim juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, khususnya Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati I Komang Koheri, S.E., M.Sos., serta anggota DPRD yang telah mendukung pembangunan infrastruktur tersebut.
Ia berharap pembangunan dapat berlanjut secara bertahap hingga seluruh ruas jalan yang menjadi aspirasi masyarakat Kecamatan Padang Ratu dapat tertangani.
“Kami berharap pengerjaan ini dapat terus dilanjutkan sesuai kebutuhan masyarakat, sehingga seluruh ruas jalan yang dinantikan warga bisa tertangani secara menyeluruh,” ungkapnya.
Apresiasi serupa disampaikan Camat Padang Ratu, Awet Agung Rifai, S.H. Saat meninjau lokasi proyek di persimpangan jalan Mojokerto, Sabtu (24/10/2026), ia didampingi Kepala Kampung Bandarsari dan Kepala Kampung Mojokerto.
Atas nama masyarakat, Awet Agung menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Lampung Tengah, khususnya Plt. Bupati I Komang Koheri, atas perhatian terhadap pembangunan jalan yang telah lama dinantikan warga.

“Atas nama masyarakat Kampung Bandarsari dan Mojokerto, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Lampung Tengah, khususnya kepada Plt. Bupati Bapak I Komang Koheri, atas perhatian dan upaya yang dilakukan sehingga pembangunan jalan ini mulai terealisasi. Ini merupakan harapan masyarakat yang sudah lama dinantikan. Kami berharap pengerjaannya berjalan lancar dan hasilnya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Awet Agung.
Ia menilai, akses jalan yang lebih baik sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas masyarakat, termasuk kegiatan ekonomi, pengangkutan hasil bumi, serta pergerakan barang dan jasa antarkampung.
Dengan pembangunan tersebut, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan yang lebih nyaman dan aman. Selain itu, akses transportasi yang semakin baik diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Padang Ratu.
Di sisi lain, Pemkab Lampung Tengah melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) juga melakukan koordinasi untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan lancar tanpa mengabaikan kenyamanan masyarakat.
Plt. Kepala Dinas BMBK Lampung Tengah, Rahmat Danil, S.E., S.T., bersama pihak terkait membahas sejumlah langkah teknis selama pekerjaan berlangsung.
Koordinasi tersebut melibatkan Dinas BMBK, Camat Padang Ratu, Kepala Kampung Bandarsari dan Mojokerto, pihak rekanan, serta unsur terkait lainnya.
Pembahasan difokuskan pada pengaturan arus lalu lintas, penyiapan jalur alternatif, dan pengendalian debu agar aktivitas masyarakat tetap berjalan selama proses konstruksi.
Rahmat Danil menegaskan, koordinasi lintas pihak diperlukan untuk mengantisipasi berbagai dampak pekerjaan, sekaligus memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat tetap menjadi perhatian.

“Kami ingin pembangunan jalan ini berjalan lancar dan memberikan hasil yang baik bagi masyarakat. Karena itu, berbagai kebutuhan teknis di lapangan harus dipersiapkan bersama, mulai dari pengaturan jalur alternatif hingga penanganan debu selama pekerjaan berlangsung. Kepentingan, keselamatan, dan kenyamanan masyarakat harus tetap menjadi perhatian,” tegas Danil.
Koordinasi tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan proyek sesuai ketentuan teknis, sekaligus meminimalkan gangguan terhadap aktivitas warga di sekitar lokasi pekerjaan.
Mulainya pembangunan ruas Bandarsari–Mojokerto–Payungrejo menjadi momentum penting bagi masyarakat yang selama ini mendambakan akses transportasi yang lebih layak.
Di bawah kepemimpinan Plt. Bupati I Komang Koheri, Pemkab Lampung Tengah terus mendorong pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat, termasuk akses jalan yang berperan penting dalam menghubungkan wilayah dan menunjang kegiatan ekonomi.
Ke depan, masyarakat berharap pembangunan tersebut tidak hanya menghasilkan jalan yang lebih baik, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang melalui kualitas konstruksi yang terjaga dan pemeliharaan yang berkelanjutan.
Dengan akses yang semakin memadai, distribusi hasil pertanian diharapkan lebih lancar, waktu tempuh semakin efisien, dan peluang usaha masyarakat semakin terbuka.
Bagi warga Bandarsari, Mojokerto, hingga Payungrejo, pembangunan ini menjadi harapan baru setelah penantian panjang. Kini, masyarakat menantikan agar pekerjaan berjalan sesuai rencana dan hasilnya benar-benar dapat dinikmati dalam jangka panjang.(*)








