Santri Hafal Kitab dan Alqur’an, Abah K.H. Zamaksari Nawawi Umrohkan sebagai Hadiah

Daerah, Lampung Selatan1552 Dilihat

UjungPenaNews.com Natar – Sebuah momen penuh haru dan kebanggaan terjadi di Pondok Pesantren Sunanul Huda Natar. Pengasuh pesantren, Abah K.H. Zamaksari Nawawi, S.Pd, didampingi oleh istri beliau, Umi Rodiah, S.Pd, secara resmi mengijazahkan dan memberikan sanad kepada para santri yang telah berhasil menghafal sejumlah kitab penting dalam tradisi keilmuan Islam.

Dalam acara tersebut, Abah K.H Zamaksari menyampaikan bahwa pemberian sanad ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk tanggung jawab ilmiah agar ilmu yang dipelajari para santri tersambung langsung kepada penulis kitab (muallif), melalui jalur keilmuan yang otentik dan bersanad. Hal ini menjadi tradisi penting dalam dunia pesantren.

“Saya akan memberikan sanad di mana ngajinya anak-anak bersama kepada gurunya yang ada di pondok pesantren Sunanul Huda supaya sampai nanti kepada muallif kitab,” ujar Abah Zamaksari di hadapan para santri dan wali santri yang hadir dalam acara tersebut.

Beliau menambahkan bahwa sanad ini menjadi penguat bahwa hafalan dan pemahaman santri bukan sekadar hafalan kosong, melainkan terhubung secara spiritual dan intelektual dengan para ulama terdahulu. “Yang paling penting pada kesempatan pagi hari ini saya akan memberikan standar ataupun syahadah supaya yang dihafal oleh putra-putri kita ini pun kita nyambung kepada muallifnya,” lanjut beliau.

Tiga kitab utama yang disanadkan dalam kesempatan kali ini adalah Kitab Jurumiyah, Kitab Alfiyah Ibnu Malik, dan Kitab Aqidatul Awam. Ketiga kitab ini merupakan rujukan penting dalam pembelajaran gramatika Arab dan akidah dasar di dunia pesantren.

Tidak hanya memberikan sanad, Abah Zamaksari juga memberikan kabar gembira yang membuat suasana semakin semarak. Beliau mengumumkan bahwa santri yang berhasil menghafal Al-Qur’an 30 juz sekaligus menghafal Kitab Alfiyah dengan 1000 bait akan diberangkatkan umrah ke Tanah Suci sebagai bentuk apresiasi.

“Bangga dan senang kepada putri yang sudah menghafal Al-Qur’an. Saya beserta Umi akan memberikan hadiah umrah bagi santri yang menghafal 30 juz dan Kitab Alfiyah 1000 bait,” ucap beliau disambut gemuruh takbir dan haru para hadirin.

Alhamdulillah, salah satu santri telah memenuhi syarat tersebut. Ia berhasil menghafal seluruh Al-Qur’an dan Kitab Alfiyah secara utuh. Santri tersebut akan segera diberangkatkan umrah ke Tanah Suci Makkah dan Madinah atas prestasi gemilang yang diraihnya.

Acara ini menjadi bukti bahwa Pondok Pesantren Sunanul Huda Natar tidak hanya mengajarkan ilmu agama, tetapi juga menjunjung tinggi sanad keilmuan dan memberi motivasi kuat kepada santri untuk terus berprestasi. Semoga langkah ini menjadi inspirasi bagi pesantren lain di seluruh Nusantara.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *