UJUNGPENANEWS.COM Lampung tengah – Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Tengah, Ni Ketut Dewi Nadi Komang Koheri, S.T., M.Sos., memimpin rapat pembahasan rencana kegiatan November–Desember 2026 sekaligus penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) TP PKK Tahun 2027.
Rapat tersebut berlangsung di Gedung PKK Kabupaten Lampung Tengah, Selasa (20/10/2026), dengan fokus pada pematangan agenda kegiatan akhir tahun serta penyusunan program kerja yang terarah, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan keluarga dan masyarakat.
Dalam arahannya, Ni Ketut Dewi Nadi menegaskan bahwa setiap program TP PKK harus dirancang dengan tujuan yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari banyaknya kegiatan yang dilaksanakan, tetapi juga dari dampak positif yang dirasakan keluarga dan masyarakat.
“Setiap kegiatan yang kita rencanakan harus memiliki manfaat yang jelas dan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, diperlukan persiapan yang matang, koordinasi yang baik, serta komitmen bersama agar seluruh program TP PKK dapat berjalan sesuai tujuan,” tegasnya.
Salah satu agenda utama yang dibahas dalam rapat tersebut adalah advokasi pencegahan perkawinan anak di bawah umur dan sosialisasi Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM), yang dijadwalkan berlangsung pada 3 November 2026.
Kegiatan tersebut akan menghadirkan pemateri dari Pengadilan Agama sebagai tindak lanjut nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara TP PKK Kabupaten Lampung Tengah dan Pengadilan Agama Gunung Sugih.
Ni Ketut Dewi Nadi menilai upaya pencegahan perkawinan anak membutuhkan edukasi berkelanjutan dan kerja sama lintas sektor agar masyarakat semakin memahami pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga.
“Kita ingin meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya kesiapan dalam membangun keluarga. Pencegahan perkawinan anak membutuhkan perhatian bersama, edukasi yang berkelanjutan, serta sinergi dengan lembaga terkait agar anak-anak memiliki kesempatan untuk tumbuh, belajar, dan mempersiapkan masa depannya dengan baik,” ujarnya.
Selain itu, rapat membahas rencana pelatihan sulam kepang sebagai upaya meningkatkan keterampilan dan kreativitas masyarakat. Program ini diharapkan dapat menjadi wadah pengembangan potensi, pelestarian keterampilan, sekaligus membuka peluang kegiatan produktif yang mendukung pemberdayaan ekonomi keluarga.
TP PKK Lampung Tengah juga merencanakan kunjungan ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Perpustakaan PKK Kabupaten Lampung Tengah. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari perhatian terhadap pendidikan anak usia dini, penguatan budaya membaca, serta peningkatan akses pengetahuan bagi keluarga dan masyarakat.
Agenda lainnya adalah rencana serah terima Green House PKK dari Bank Lampung. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kegiatan pemanfaatan lingkungan, pengembangan tanaman, serta edukasi masyarakat sesuai dengan program TP PKK.

Perkuat Pelayanan Posyandu 6 SPM
Dalam rapat tersebut, perhatian juga diarahkan pada pelaksanaan pertemuan Posyandu 6 SPM yang direncanakan berlangsung di enam titik pada 17–24 November 2026.
Kegiatan ini bertujuan memperkuat peran Posyandu dalam mendukung pelayanan dasar masyarakat sekaligus meningkatkan koordinasi dan partisipasi berbagai pihak dalam memberikan pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan keluarga di setiap wilayah.
“Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga, mulai dari aspek kesehatan hingga pelayanan dasar lainnya. Karena itu, pelaksanaannya perlu dipersiapkan dengan baik, melibatkan pihak-pihak terkait, dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di setiap wilayah,” ungkap Ni Ketut Dewi Nadi.
Tidak hanya mematangkan agenda kegiatan akhir tahun, rapat tersebut juga membahas RKA TP PKK Kabupaten Lampung Tengah Tahun 2027.
Penyusunan RKA menjadi tahapan penting dalam menentukan prioritas program, kebutuhan anggaran, serta arah pelaksanaan kegiatan agar lebih efektif, efisien, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Melalui perencanaan yang matang, TP PKK diharapkan mampu menyusun program yang tidak hanya berorientasi pada pelaksanaan kegiatan organisasi, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Ni Ketut Dewi Nadi berharap seluruh jajaran TP PKK Kabupaten Lampung Tengah terus memperkuat koordinasi, meningkatkan kedisiplinan dalam perencanaan, serta menjaga semangat kebersamaan dalam menjalankan setiap program.
“Dengan perencanaan yang terarah dan kerja sama yang solid, saya harap TP PKK Lampung Tengah terus berkontribusi dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, mandiri, dan sejahtera,” pungkasnya.(*)














